Pemodelan Berorientasi Objek 2 - RUP Metodologi


RUP Kependekan dari Rational Unified Process.

RUP  merupakan pedoman umum sebuah metodologi pembuatan software yang memfokuskan pada analisa kebutuhan dan desain , metodologi ini dikenal sebagai pembuatan software milestone tanpa batas.

Sejarah RUP metodologi awalnya dari rational machines yang dibentuk oleh Paul levy dan Mike Devlin pada tahun 1981 lalu berubah nama menjadi rational software pada tahun 1994. Lalu dijual ke IBM pada 20 february 2003.

RUP menggunakan konsep yang berorientasi objek , dengan menggunakan UML(Unified Model Language) yang disusun dari 2 dimensi :

     1. Waktu :

Dimensi ini digambarkan secara horizontal, mewakili aspek dinamis dalam pengembangan perangkat lunak. Setiap fase memiliki sebuah milestone yang menjadi tanda akhir dari awal dari phase selanjutnya , oleh sebab itu dinamakan milestone tanpa batas. Dimensi ini terdiri atas: Inception , Elaboration , Construction , dan Transition.

     2. Komponen Proses

Dimensi ini digambarkan secara vertikal, mewakili aspek statis dalam pengembangan perangkat lunak. Proses ini dijabarkan dalam  elemen penting , apa , siapa , kapan , dimana dan bagaimana. Dimensi ini terdiri atas Business modeling, Requirmeent , Analysis and Design , Implementation , Test model .

UML(Unified Model Language) adalah bagian dari RUP yang didapat dari kolaborasi dari Booch, Rumbaugh, dan Jacobson, sebenarnya banyak teori dari penemu lainnya namun yang paling sering digunakan adalah dari 3 orang ini.

Usecase Diagram digunakan untuk menganalisa apa yang dilakukan dalam sistem dan siapa pelakunya , yang merepresentasikan interaksi dari user dalam system. Jika tidak terlibat dalam sistem maka tidak masuk dalam usecase diagram.

-Actor : dalam usecase diagram ini menandakan dari seseorang atau sesuatu yang berinteraksi dalam sistem. Aktor hanya berinteraksi dengan usecase namun tidak memiliki kontrol.

- Include : adalah relasi dari usecase tambahan dimana usecase tambahan harus dilakukan pada sebuah usecase untuk menjalankan fungsinya. 

Contoh : Ketika pemberian case notifikasi saat melakukan input order. Pemberian case notifikasi ini wajib karena sebagai penanda telah melakukan input order agar tidak terjadi duplikasi input data.

- Extend : adalah relasi dari usecase tambahan yang tidak harus dilakukan pada sebuah usecase karena dapat berdiri sendiri walau tanpa usecase tambahan.

Contoh : Ketika melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit , dilakukan pencatatan nomer kredit. Pencatatan nomor kredit ini tidak wajib karena sudah tercatat track recordnya.
Flow Of Event adalah langkah yang diperlukan untuk melakukan sebuah usecase.

Main Flow: adalah langkah yang harus terjadi dalam sebuah system.

Alternative Flow: adalah langkah yang terjadi ketika terjadi kesalahan. Dalam aturan pembuatan alternative flow dapat dilakukan sesuai keinginan pembuat/ ditaruh paling bawah setelah main flow lainnya selesai.

 Credit: Mr. Eric Sugiharto





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemodelan Berorientasi Objek 6 - Class Diagram

Pemodelan Berorientasi Objek 5 - Sequence Diagram

Pemodelan Berorientasi Objek 3 - Activity Diagram